Site Loader
Cargodock - Amamapare - Mimika - Papua

Timika (07/01/2020)– Menutup tahun 2019, Bea Cukai Amamapare menyumbang penerimaan negara dari sektor pungutan bea masuk sebesar Rp170.835.885.000 dan bea keluar sebesar  Rp1.156.842.924.000. Sehingga total penerimaan negara yang berhasil dikumpulkan oleh Bea Cukai Amamapare dari sektor bea masuk dan bea keluar sepanjang tahun 2019 sebesar  Rp 1.327.916.772.000. Secara persentase bea cukai amamapare mencapai realisasi sebesar 69,14% dari target yang telah ditentukan. Dengan total target Bea masuk sejumlah Rp191.445.735.185 dan bea keluar Rp1.729.260.702.827.

Tahun 2019 menjadi tahun yang sulit bagi Bea Cukai Amamapare untuk mencapai target penerimaan  bea keluar yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan karena adanya penurunan aktivitas ekspor konsentrat PT. Freeport Indonesia (PTFI) yang merupakan salah satu penyumbang penerimaan bea keluar terbesar di wilayah kerja bea cukai amamapare. Penurunan aktivitas ekspor PTFI sendiri disebabkan karena adanya proses transisi dari tambang terbuka menjadi tambang bawah tanah. Sehingga menyebabkan terjadinya penurunan produksi konsentrat tembaga yang cukup signifikan pada tahun 2019.

Meskipun demikian, Bea Cukai Amamapare telah berusaha untuk meningkatkan pengawasan maupun pelayanan. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi peningkatan pengawasan melalui kegiatan Pengawakan Kapal Patroli BC 1510 yang dilakukan bersama dengan PSO tipe B sorong, peningkatan pelayanan melalui kegiatan Jemput Bola Kepuasan Pengguna Jasa kepada para eksportir non-tambang serta kegiatan-kegiatan lain serta kegiatan-kegiatan lain.

Oleh : Admin BC Amamapare